Ketua Umum Partai Demokrat AHY Serahkan Penyusunan Kabinet kepada Prabowo Subianto
JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya urusan penyusunan kabinet kepada Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto. AHY percaya bahwa Prabowo lebih memahami kebutuhan kabinet ke depan dan tidak ingin memberikan beban tambahan kepada Ketua Umum Partai Gerindra tersebut dengan banyak permintaan.
“Kami memilih untuk tidak memberikan beban apa pun ataupun beban tambahan kepada Bapak Prabowo Subianto, karena kami menyerahkan bahwa beliau yang paling memahami kebutuhan kabinet ke depan seperti apa,” ujar AHY di Nusa Dua, Bali, dilansir dari Antaranews, Kamis (23/5/2024).
Putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini juga menegaskan bahwa Partai Demokrat telah berkomitmen mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sejak pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada beliau sebagai presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto, karena yang jelas kami Partai Demokrat telah memiliki komitmen setelah berjuang bersama dan beliau tentu sangat berharap dukungan penuh bukan hanya pada saat kampanye, tetapi menjalankan pemerintahan selama lima tahun ke depan agar sukses, dan beliau sampaikan itu berkali-kali,” kata AHY.
AHY juga menyebut bahwa Demokrat akan mempersiapkan kader-kader dan gagasan-gagasan untuk mendukung pemerintahan selama lima tahun ke depan.
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) ini mengaku senang karena Demokrat selalu dilibatkan oleh Prabowo dan Koalisi Indonesia Maju dalam berbagai rapat pembahasan terkait membangun pemerintahan ke depan.
“Tentunya di samping secara umum kita menyampaikan ataupun telah memiliki komitmen seperti itu, kalaupun dalam diskusinya kita selalu dilibatkan kami juga merasa sangat senang karena beliau (Prabowo) selalu mengajak diskusi dengan baik, membahas tentang ekonomi bagaimana ke depan, hubungan internasional bagaimana, pembangunan infrastruktur, termasuk juga kesejahteraan rakyat, sumber daya manusia dan sebagainya,” ujarnya.
Menurut AHY, hal ini penting untuk terus dijaga karena tantangan yang semakin kompleks membutuhkan tim yang solid, kuat, dan kompak.
“Kita tahu tadi juga tentang air misalnya, ini merupakan tantangan bukan hanya bagi Indonesia melainkan juga bagi dunia. Belum lagi bicara soal pangan, energi dan sebagainya. Jadi banyak hal yang harus ditangani dengan serius dan ini membutuhkan tim yang kuat, solid, dan kompak. Kabinet yang juga kapabel dan menurut saya perlu kita siapkan bersama-sama,” kata AHY.
Diketahui, Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, akan dilantik pada 20 Oktober 2024.
Lima bulan jelang pelantikan, sejumlah partai pendukung pasangan ini di Pilpres 2024 sudah memberikan isyarat terkait jatah menteri di kabinet mendatang. Bahkan, Partai Amanat Nasional (PAN) sudah melemparkan nama-nama yang dinilai cocok menjadi menteri ke publik, sementara Partai Golkar sempat meminta jatah lima kursi di kabinet. Partai Demokrat beberapa kali menyebut bahwa Prabowo sudah meminta nama kadernya.
Selain partai pengusung Prabowo-Gibran, kursi menteri di kabinet mendatang juga menarik minat partai di luar Koalisi Indonesia Maju untuk bergabung, seperti Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). ***

